aku di paksa n aku memaksakan diri.
aku bkn lah aku yg seberna.
. usia ku yg baru beranjak 17 tahun.
dmn itu masa" remaja yang sangat labil.
d mn karakter ku yg sesungguh nya akan terbentuk seutuh nya di umur itu.
lingkungan ku yg sangat keras dengan segala keadaan yg tak aku ingin kan, telah membawa aku kedalam suatu jurang.
suatu tempat yg bs mematikan n menghancur kan batin ku.
mental ku slalu di uji di sini.
pengekangan n aturan yg sangat ketat membuat aku mulai depresii.
aku slalu mencoba untuk bebas, untuk membuat suatu deviasi ato planggaran slagi ada kesempatan ..
aku mulai lelah dengan semua keadaan ini.
setiap hari kepala ini rasa nya ingin pecah.
hanya karna memikirkan sesuatu yg tidak penting.. .
kesenjangan perlakuan slalu akku dpat kan.
hingga menyiksa batin ku.
aku iri.
aku haus perhatian.
aku btuh orang yg slalu ada untuk aq.
sahabat ...
tak ada seorang pun yg bs mengerti aku.
tak ada satu org pun yg mau mendengarkan aku.
semua menyudutkan ku.
mengucilkan aku.
n menganggap ku tak ada.. .
semua koreksian" yg hampir sering aku dpat kan.
telah membuat aku kebal.
suatu tuduhan tentang sesuatu hal yg tak pernah aku lakukan terus menghujam kepadaku.
tlah memompa diri ini untuk jadi pemberontak...
tlah membuat aku untuk jadi orang yang apatissss... .
aku lelah.
rasa nya aku ingin pergii jauh.
berlari n terus berlari.
hingga aku bs menghindar dari semua yg ada.
konyol n bodoh nya mereka.
knp setiap kali aku yg melakukan kesalahan,
yg menanggung ny adalah org yg aku sayangiii.. ..
mereka bs membuat dy mati secara perlahan.
seolah" mereka membuat skenario,
apapun yg menimpa dy, itu semua karna kesalahan ku, walaupun pelaku ny mereka.
n kalo dy mati pun, mungkin aku lah yg jd tertuduh nya, walo pun mreka yg mlakukan nya.
semua keadaan yg akulilhat.
aku rasa.
membuat aku tidak bs berpikir jernih lg.
aku benci berada di tempat yg aneh ini.
tp. demi sebuah senyum yg lebar untuk org tua kku.
aku rela tp aku tak sanggup.
aku mulai gila di buat nya.
aku mulai gila di buat nya.
aku depresiiii
akku depresiii
akuu deppresiii
batin ku tersiksa.
aku di hadapkan kpd 2 pilihan yg sangat berat untuk aku pilih.
orang tua ku
atu kepentingan diri ku sendiri